KEFAMENANU, NEWS – Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Yosep Falentinus Delasalle Kebo mengapresiasi semangat masyarakat Desa Naku dan Desa Birunatun, Kecamatan Biboki Feotleu, yang secara swadaya merintis pembangunan SMP Negeri Naku.
Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Yosep saat melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri Naku, Rabu (26/8/2026).
“Saya datang ke tempat ini dengan satu perasaan yang sangat kuat, yaitu bangga dan terharu melihat semangat masyarakat Desa Naku dan Desa Birunatun dalam memperjuangkan pendidikan anak-anaknya,” kata Yosep dalam sambutannya.
Ia mengatakan kondisi bangunan sekolah yang masih sederhana dan dibangun dengan keterbatasan biaya tidak boleh menjadi ukuran terhadap besarnya cita-cita masyarakat dalam memajukan pendidikan.
“Bangunan yang kita lihat hari ini mungkin masih sederhana, boleh dikatakan masih darurat, dibangun dengan biaya seadanya dan melalui swadaya masyarakat. Tetapi jangan pernah kita mengukur besarnya cita-cita dari kecil atau sederhananya sebuah bangunan,” ujarnya.

Menurut dia, inisiatif masyarakat tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti membangun ketika terdapat kemauan, kepedulian, dan semangat gotong royong.
Atas nama Pemerintah Kabupaten TTU, Yosep menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Desa Naku, Pemerintah Desa Birunatun, serta seluruh masyarakat yang telah mengambil inisiatif merintis pembangunan sekolah tersebut.
Ia berharap SMP Negeri Naku tidak hanya dipandang sebagai sebuah bangunan, tetapi sebagai rumah masa depan bagi anak-anak di kedua desa tersebut.
“Dari tempat yang sederhana ini, kita berharap lahir anak-anak dari kedua desa ini yang kelak menjadi guru, dokter, pemimpin, pengusaha, birokrat, anggota TNI-Polri, tokoh masyarakat, dan berbagai profesi lainnya,” katanya.
Yosep juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung perkembangan sekolah, termasuk pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat, orang tua, guru, dan seluruh pemangku kepentingan.
Ia menegaskan pembangunan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah dan guru, tetapi merupakan tanggung jawab bersama karena berkaitan dengan masa depan keluarga, desa, dan daerah.
“Kalau kita ingin mengubah kehidupan keluarga kita, salah satu jalannya adalah pendidikan. Kalau kita ingin memutus rantai kemiskinan, pendidikan adalah salah satu kuncinya. Kalau kita ingin TTU memiliki sumber daya manusia yang unggul, inovatif dan berdaya saing, maka kita harus memastikan anak-anak kita memperoleh pendidikan yang baik,” katanya.
Kepada para orang tua, Bupati berpesan agar tidak menganggap pendidikan sebagai beban, melainkan sebagai investasi bagi masa depan anak dan keluarga.
Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten TTU memiliki komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, baik melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia maupun perhatian terhadap sarana dan prasarana pendidikan.
“Kehadiran saya bersama jajaran pemerintah daerah di SMP Negeri Naku hari ini adalah bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah terhadap perjuangan masyarakat. Kami ingin melihat secara langsung kondisi di lapangan, mendengar kebutuhan masyarakat, dan mencari langkah-langkah yang dapat dilakukan pemerintah sesuai dengan kewenangan, kemampuan keuangan daerah dan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Menurutnya, semangat masyarakat Naku dan Birunatun perlu dijawab dengan kerja nyata dan dukungan dari berbagai pihak.
Ia mengajak pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pendamping desa, serta seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengawal perkembangan SMP Negeri Naku.
“Mari kita kawal sekolah ini. Mari kita dukung para guru. Mari kita beri motivasi kepada anak-anak. Dan mari kita secara bertahap meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikannya,” katanya.
Kepada para siswa SMP Negeri Naku, Yosep berpesan agar tidak merasa rendah diri meski belajar di sekolah dengan kondisi yang masih sederhana. Ia meminta para siswa tetap memiliki cita-cita besar, belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati guru dan orang tua, serta menjaga nama baik sekolah dan desa.
“Jangan pernah merasa rendah karena belajar di tempat yang sederhana. Justru dari tempat sederhana ini, kalian harus memiliki mimpi yang besar. Karena masa depan Biboki Feotleu dan masa depan TTU ada di tangan kalian,” katanya.
Bupati kembali menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Naku, Desa Birunatun, dan masyarakat yang telah berinisiatif serta berkorban dalam merintis sekolah tersebut.
“Sebetulnya hari ini kita bukan hanya sedang membangun sebuah gedung, tetapi sesungguhnya yang sedang kita bangun adalah masa depan anak-anak kita,” pungkasnya.
Penulis : Lius Salu / Diskominfotik TTU
Editor : Nurmiati / / Diskominfotik TTU
