KEFAMENANUNEWS,– Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) membuka peluang bagi peserta didik di daerah itu untuk memperoleh pengalaman pendidikan melalui program pertukaran siswa dengan Australia.
Langkah tersebut ditandai dengan instruksi Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.IP., M.A., kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk mempersiapkan SMP Negeri 1 Kefamenanu dan SMP Maubeli dalam menghadapi rencana program pertukaran siswa dengan siswa dari Australia.
Instruksi tersebut disampaikan Bupati dalam sambutannya pada kegiatan Penyerahan Bantuan Perlengkapan Peserta Didik bagi Peserta Didik SD dan SMP se-Kabupaten TTU, yang berlangsung di Aula Bale Biinmafo, Kamis (27/8/2026).
Bupati menilai program pertukaran siswa dapat menjadi kesempatan penting bagi anak-anak TTU untuk memperluas wawasan dan pengalaman belajar.
Melalui interaksi dengan siswa dari negara lain, peserta didik diharapkan dapat mengenal budaya, pola pembelajaran serta lingkungan pendidikan yang berbeda.
Karena itu, Bupati meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk segera melakukan persiapan terhadap kedua sekolah tersebut.
“Bupati TTU instruksikan Kadis P dan K untuk mempersiapkan SMP 1 Kefamenanu dan SMP Maubeli untuk pertukaran siswa dengan siswa Australia,” demikian instruksinya.
Menurut Bupati, pendidikan di era sekarang tidak boleh hanya berorientasi pada lingkungan lokal. Peserta didik perlu diberikan kesempatan untuk mengenal dunia yang lebih luas sehingga memiliki keberanian dan kemampuan untuk bersaing pada level yang lebih tinggi.
Ia menegaskan bahwa anak-anak TTU memiliki potensi yang harus terus dikembangkan.
Karena itu, pemerintah bersama sekolah perlu menciptakan ruang yang memungkinkan peserta didik mendapatkan pengalaman baru di luar lingkungan sekolah dan daerah.
Bupati juga menghubungkan program tersebut dengan pentingnya peran guru sebagai pendamping dan pembimbing peserta didik.
Menurutnya, guru harus mampu membantu anak mengenali potensi dirinya, membangun kepercayaan diri dan menentukan arah masa depan.
“Berikanlah mereka kesempatan untuk bermimpi dan pendidik menjadi jembatan untuk meraih mimpi mereka tersebut,” pesannya.
Program pertukaran siswa dengan Australia diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan pertukaran pengalaman, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan membuka wawasan global bagi generasi muda TTU.
Bupati berharap persiapan dilakukan secara serius oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama pihak sekolah, termasuk memastikan kesiapan peserta didik, guru pendamping serta aspek pembelajaran dan komunikasi.
Dengan adanya program tersebut, peserta didik dari SMP Negeri 1 Kefamenanu dan SMP Maubeli diharapkan dapat menjadi bagian dari generasi muda TTU yang memiliki wawasan luas, mampu beradaptasi dengan lingkungan global, namun tetap memiliki identitas budaya dan karakter sebagai anak daerah.
Bupati menegaskan bahwa masa depan generasi muda berada di tangan semua pihak. Karena itu, pemerintah, sekolah, guru dan orang tua harus memberikan dukungan agar anak-anak TTU memperoleh kesempatan seluas-luasnya untuk berkembang dan meraih cita-cita.
Ia berharap langkah awal menuju program pertukaran siswa tersebut dapat berkembang menjadi kerja sama pendidikan yang lebih luas dan memberikan manfaat jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Kabupaten TTU.
Penulis: Poldus Meomanu
Editor: Nurmiati
