Plt Kepsek SMPN Oenenu Sampaikan Amanat Bilingual

KEFAMENANU, NEWS – Pelaksana Tugas Kepala SMP Negeri Oenenu, Edmundus Lopo, S.Pd., menyampaikan amanat upacara bendera dalam dua bahasa, yakni bahasa Indonesia dan bahasa Dawan, di sekolah tersebut, Senin (7/9).

Penggunaan bahasa Dawan itu merupakan bentuk dukungan terhadap instruksi Bupati Timor Tengah Utara (TTU) yang mendorong penggunaan bahasa daerah dalam aktivitas keseharian di lingkungan sekolah.

Dalam amanatnya yang bertema “Malas Hari Ini, Menyesal di Hari Esok”, Edmundus mengingatkan siswa agar memanfaatkan waktu selama tiga tahun menempuh pendidikan di tingkat SMP dengan belajar secara sungguh-sungguh.

“Belajarlah seperti Anda akan hidup selama-lamanya. Menanam ilmu hari ini akan dipetik pada hari yang akan datang. Sebaliknya, jika malas hari ini, kita akan menyesal di kemudian hari karena menyesal tua tiada gunanya,” katanya.

Ia mengatakan masa pendidikan di SMP merupakan tahapan penting yang harus dijalani dengan tekun sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Untuk memotivasi siswa, Edmundus mengutip pepatah “berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian” serta pepatah dalam bahasa Dawan, “Meup on Ate, Tah on Usif”.

“Artinya, bekerjalah seperti hamba, maka kelak kita akan makan seperti raja. Masa tiga tahun di SMP ini adalah tiket kalian untuk melanjutkan ke jenjang SLTA. Tiket itu hanya bisa didapatkan dengan rajin belajar,” ujarnya.

Edmundus juga menyampaikan tiga hal yang perlu diterapkan siswa untuk membangun sikap rajin, yakni memiliki niat, tekun, dan konsisten.

Selain dalam amanat pembina upacara, bahasa Dawan digunakan dalam rangkaian upacara lainnya, termasuk pembacaan doa.

Menurut Edmundus, penggunaan bahasa daerah di lingkungan sekolah penting untuk menjaga bahasa dan budaya masyarakat Dawan sekaligus menanamkan nilai adat, etika, dan sopan santun kepada generasi muda.

Pembiasaan penggunaan bahasa Dawan di sekolah diharapkan dapat membantu menjaga keberadaan bahasa daerah di tengah perkembangan zaman.

Penulis : Lius Salu

Editor : Frumentus Bana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!