KEFAMENANU NEWS,- Universitas Timor (Unimor) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses dan memperkenalkan pendidikan tinggi Indonesia kepada masyarakat Timor-Leste dengan berpartisipasi dalam Indonesian Higher Education Fair (IHEF) 2026 yang berlangsung pada 8–10 September 2026 di Gedung Pusat Budaya Indonesia, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Dili, Timor-Leste.
Pameran pendidikan tinggi ini diikuti oleh 41 perguruan tinggi negeri dan swasta dari seluruh Indonesia dari total 50 kuota peserta yang disediakan oleh panitia. Bagi Universitas Timor, keikutsertaan tahun ini menjadi momentum istimewa karena merupakan keempat kalinya Unimor berpartisipasi dalam pameran pendidikan tinggi Indonesia di Timor-Leste.
Keikutsertaan Unimor menjadi bagian dari upaya memperkenalkan berbagai peluang pendidikan tinggi kepada generasi muda Timor-Leste, sekaligus memperkuat hubungan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Timor-Leste.

Dipimpin Wakil Rektor,Tim Unimor Turun Langsung Promosikan Kampus, selain fasilitas berupa booth, panitia Pameran juga menyediakan ruang dan waktu kepada Unimor dan Perguruan Tinggi lainya untuk melakukan Presentasi Profil Perguruan Tinggi dihadapan Siswa/Siswi SMA Timor Leste.
Tim Pameran Pendidikan Universitas Timor berjumlah empat orang dan dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama, Dr. Yoseph Nahak Seran, S.Pd., M.Si. Anggota Tim terdiri atas Ketua Tim Humas dan Kerja Sama,Vincentius Dody Widodo SE, staf bagian akademik, Viena Certika Purba SE, serta seorang mahasiswa Prodi TI Unimor A Jay , yang berasal dari Timor-Leste.Kehadiran mahasiswa asal Timor-Leste dalam tim menjadi nilai tambah tersendiri.
Selain membantu memberikan informasi kepada para pengunjung, mahasiswa tersebut dapat berbagi pengalaman secara langsung mengenai kehidupan akademik dan pengalaman kuliah di Universitas Timor.Sejak hari pertama pameran, booth Universitas Timor langsung diserbu pengunjung, terutama para siswa/suswi SMA yang berasal dari Dili dan berbagai wilayah di Timor-Leste.

Tingginya antusiasme terlihat dari banyaknya pelajar yang datang untuk mendapatkan informasi mengenai program studi, proses pendaftaran, biaya kuliah, fasilitas kampus, hingga peluang beasiswa yang tersedia di Universitas Timor.
Barcode Disediakan untuk Menjaring Calon Mahasiswa Timor-Leste
Untuk mempermudah pendataan calon mahasiswa, panitia booth Unimor menyediakan barcode yang dapat dipindai oleh para pengunjung. Melalui sistem tersebut, calon mahasiswa dari Timor-Leste dapat mengisi data dan menyatakan ketertarikannya untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Timor.
Langkah ini diharapkan menjadi pintu awal bagi semakin banyak generasi muda Timor-Leste untuk mengenal Unimor dan mempertimbangkan Universitas Timor sebagai salah satu pilihan dalam melanjutkan pendidikan tinggi.Universitas Timor menawarkan berbagai pilihan pendidikan melalui 4 fakultas dan 20 program studi.
Dengan dukungan dosen yang profesional, fasilitas sarana dan prasarana yang memadai, serta biaya pendidikan yang relatif terjangkau, Unimor menjadi salah satu pilihan pendidikan tinggi yang strategis bagi calon mahasiswa asal Timor-Leste.
Letak geografis Universitas Timor yang relatif dekat dengan Timor-Leste juga menjadi salah satu keunggulan tersendiri. Kedekatan wilayah tersebut memungkinkan mahasiswa Timor-Leste untuk memperoleh pendidikan tinggi di Indonesia tanpa harus menempuh jarak yang terlalu jauh dari negara asalnya.

Selain itu, Unimor juga menyediakan beasiswa berupa pembebasan biaya kuliah selama dua semester, yakni pada semester pertama dan semester kedua, bagi mahasiswa yang memenuhi ketentuan yang berlaku. Program tersebut diharapkan semakin membuka peluang bagi generasi muda Timor-Leste untuk memperoleh pendidikan tinggi berkualitas dengan biaya yang lebih terjangkau.
Dibuka Wakil Perdana Menteri Timor-Leste
Indonesian Higher Education Fair 2026 secara resmi dibuka oleh Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Koordinator Bidang Sosial dan Ad Interim Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Kebudayaan Timor-Leste, Mariano Sabino Lopes. Dalam kegiatan tersebut, ia didampingi oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Dili, Prof. Dr. Tasrifin Tahara.Dalam sambutannya, Mariano Sabino Lopes menyampaikan bahwa Pemerintah Timor-Leste menyambut baik pelaksanaan kegiatan tetersebut
Pameran pendidikan tinggi Indonesia dinilai menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan persahabatan sekaligus memperkuat kerja sama di bidang pendidikan antara Indonesia dan Timor-Leste.Generasi muda Timor-Leste juga diajak untuk memanfaatkan kesempatan yang tersedia melalui kegiatan tersebut guna memperoleh akses terhadap pendidikan tinggi yang berkualitas di berbagai perguruan tinggi Indonesia.
Momentum Mempererat Hubungan Pendidikan Indonesia–Timor-LesteBagi Universitas Timor, keikutsertaan dalam IHEF 2026 bukan sekadar agenda promosi institusi, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi Unimor dalam memperkuat hubungan pendidikan antara Indonesia dan Timor-Leste.

Antusiasme para pelajar yang mengunjungi booth Unimor menjadi sinyal positif bahwa minat generasi muda Timor-Leste untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Indonesia masih sangat tinggi. Melalui keikutsertaan untuk keempat kalinya ini, Universitas Timor berharap semakin banyak putra-putri Timor-Leste yang mengenal Unimor, tertarik untuk bergabung, dan pada akhirnya menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Timor. Demikian siaran pers yang diterima media ini dari Humas Unimor.
Penulis : Manto Manu/Diskominfotik TTU Editor : Frumentus Bana/Diskominfotik TTU
