KEFAMENANU NEWS,- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) berencana mengoptimalkan pemanfaatan laboratorium pengujian mutu air dan udara guna mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala DLH TTU, Yanuarius Salem, mengatakan bahwa laboratorium pengujian sebenarnya telah memiliki peralatan pendukung. Namun hingga saat ini layanan pengujian belum berjalan karena keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM).
“Peralatan pendukung memang sudah ada, tapi SDM belum tersedia,” ujar Yanuarius saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (2/3/2026).
Menurut Yanuarius, potensi PAD dari sektor pengujian mutu air dan udara cukup menjanjikan apabila layanan tersebut dapat dioperasikan secara optimal.
Ia mengaku telah bertemu dengan Bupati TTU untuk membicarakan hal tersebut dan mendapat respons positif.Ke depan, kata Yanuarius, DLH TTU akan melakukan kajian lebih lanjut terkait kebutuhan tenaga teknis yang kompeten guna mengoperasikan laboratorium yang tersedia.
Selain itu, laboratorium pengujian mutu air dan udara DLH TTU juga masih perlu memenuhi sejumlah persyaratan administrasi dan teknis agar dapat menerbitkan sertifikat kelayakan udara dan air secara resmi.Dengan terpenuhinya SDM dan persyaratan pendukung, DLH TTU optimistis layanan laboratorium dapat berjalan dan menjadi salah satu sumber PAD baru bagi daerah.
Penulis : Apson Benu/Diskominfotik TTU Editor : Frumentus Bana/Diskominfotik TTU
