Lintas Sektor Jadi Kunci Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Kecamatan Naibenu

KEFAMENANU NEWS,— Pemerintah Kecamatan Naibenu menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam upaya mencegah dan mengendalikan berbagai ancaman penyakit di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Rapat Koordinasi, Advokasi, dan Sosialisasi dalam rangka Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tingkat Kecamatan Naibenu Tahun 2026, yang berlangsung di Aula Kantor Camat Naibenu, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan diawali dengan sambutan Sekretaris Camat Naibenu, Saverinus Kobesi, S.E. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa menjaga kesehatan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen.

“Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas berkat-Nya kita dapat berkumpul di sini dalam keadaan sehat untuk satu tujuan yang mulia, yaitu menjaga dan melindungi seluruh warga masyarakat Kecamatan Naibenu dari ancaman penyakit,” ujarnya.

Menurut Saverinus, penyakit tidak mengenal batas wilayah maupun latar belakang seseorang. Karena itu, upaya pencegahan dan pengendalian tidak dapat hanya dibebankan kepada tenaga kesehatan maupun pemerintah.

Suasana kegiatan Rapat Koordinasi, Advokasi, dan Sosialisasi dalam rangka Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tingkat Kecamatan Naibenu Tahun 2026, yang berlangsung di Aula Kantor Camat Naibenu, Rabu (2/9/2026).

“Penyakit tidak mengenal batas wilayah, tidak memilih siapa yang akan datang, dan tidak bisa dihadapi hanya oleh satu pihak saja. Pencegahan bukan tugas tenaga kesehatan semata dan bukan pula tugas pemerintah saja. Ini adalah tugas kita semua,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kecamatan Naibenu menyadari penanganan persoalan kesehatan masyarakat membutuhkan keterlibatan berbagai sektor secara terpadu.

Sektor kesehatan, kata dia, memiliki peran utama dalam menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Sementara itu, sektor pendidikan berperan menanamkan kesadaran hidup sehat sejak usia dini.

Di sisi lain, sektor peternakan dan lingkungan turut memiliki peran penting dalam menjaga sumber kehidupan masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang sehat dan aman.

Sektor pemerintahan juga dituntut memastikan berbagai kebijakan dan program pencegahan penyakit dapat dilaksanakan secara efektif hingga ke tingkat desa.

Sementara itu, sektor agama dan adat diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat melalui nilai-nilai kehidupan, agama, serta budaya yang hidup di tengah masyarakat.

“Jika hanya satu pihak yang bergerak, kita akan berjalan lambat. Namun, jika semua pihak bergerak secara serempak, kita dapat membentengi seluruh wilayah Kecamatan Naibenu,” katanya.

Jangan Menunggu Penyakit Datang

Lebih lanjut, Saverinus menegaskan bahwa rapat koordinasi tersebut tidak boleh hanya menjadi forum diskusi tanpa tindak lanjut. Menurutnya, forum tersebut harus menjadi momentum untuk menyusun langkah bersama yang konkret dalam menghadapi berbagai ancaman penyakit.

“Hari ini kita berkumpul bukan sekadar untuk berdiskusi, tetapi kita berkumpul untuk menyusun perisai bersama. Jangan tunggu penyakit datang baru kita bersiap. Mari kita bersatu lebih awal, bertindak lebih cepat, dan saling menguatkan,” ungkapnya.

Ia berharap koordinasi lintas sektor yang dibangun melalui kegiatan tersebut dapat menghasilkan langkah-langkah nyata yang mampu memperkuat upaya promotif dan preventif di wilayah Kecamatan Naibenu.

Menurutnya, keberhasilan pencegahan dan pengendalian penyakit sangat bergantung pada kesadaran bersama serta konsistensi setiap pihak dalam menjalankan peran masing-masing.

Atas nama Camat Naibenu, Saverinus Kobesi, S.E., kemudian secara resmi membuka Rapat Koordinasi, Advokasi, dan Sosialisasi Pencegahan serta Pengendalian Penyakit Tingkat Kecamatan Naibenu Tahun 2026.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan serius serta menghasilkan kesepakatan yang dapat diterapkan di lapangan.

“Semoga rapat hari ini melahirkan keputusan yang nyata, rencana yang dapat dilaksanakan, serta komitmen yang tak tergoyahkan demi kesehatan, keselamatan, dan masa depan seluruh warga Kecamatan Naibenu,” tutupnya.

Penulis: Manto Manu
Editor : Nurmiati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *