KEFAMENANU, NEWS — Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, Yosep Falentinus Delasalle Kebo mengatakan Turnamen Sepak Bola Noemuti Cup 3 Tahun 2026 menjadi salah satu wadah untuk menjaring bibit pemain potensial guna memperkuat tim TTU pada ajang El Tari Cup.
“Tujuan dari salah satu turnamen ini adalah mencari bakat-bakat yang terbaik. Dari turnamen ini juga kita belajar tentang sportivitas,” kata Yosep saat membuka Noemuti Cup 3 di Lapangan Desa Manumuti, Kecamatan Noemuti, Selasa (8/9).
Ia mengatakan pemerintah daerah akan mencatat pemain-pemain yang memiliki kemampuan terbaik selama turnamen untuk selanjutnya mengikuti proses seleksi.
Menurut dia, Pemkab TTU juga telah menyiapkan anggaran untuk menarik kembali pemain asal TTU yang saat ini memperkuat sejumlah klub di luar daerah untuk bergabung memperkuat TTU pada El Tari Cup.
“Harapan kita, saat El Tari Cup nanti, kita minimal masuk tiga besar, jadi bukan hanya sekadar berpartisipasi,” ujarnya.
Yosep mengatakan turnamen sepak bola di tingkat daerah memiliki peran penting dalam memberikan kesempatan kepada pemain untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memperlihatkan bakat yang dimiliki.
Ia menyebutkan sepak bola merupakan olahraga yang banyak diminati masyarakat dan memiliki peluang karier yang luas bagi pemain berbakat.
“Pasar sepak bola terus mencari bibit yang terbaik di seluruh pelosok Indonesia, termasuk salah satunya di TTU,” katanya.
Noemuti Cup 3 Tahun 2026 diikuti 23 klub dari sejumlah wilayah di Kabupaten TTU dengan kategori bebas usia, mulai dari remaja hingga orang tua.
Yosep mengapresiasi panitia dan masyarakat yang telah menyelenggarakan turnamen tersebut secara berkelanjutan. Menurut dia, keberlanjutan Noemuti Cup hingga edisi ketiga menunjukkan adanya komitmen masyarakat dalam mengembangkan olahraga sepak bola di TTU.
“Di TTU banyak sekali turnamen yang dilaksanakan setiap tahun dan itu terus berkelanjutan. Salah satunya turnamen Noemuti Cup 3. Sebelumnya sudah ada Noemuti Cup 1 dan 2. Ini terus kita kembangkan,” katanya.
Ia berharap seluruh pertandingan yang berlangsung selama kurang lebih satu bulan tersebut dapat berjalan aman, lancar, dan tertib.
Bupati juga meminta para pemain dan klub peserta menjunjung tinggi sportivitas serta tidak mudah menyerah ketika mengalami kekalahan.
“Kalah menang itu adalah kesempatan saja. Yang berlatih sungguh-sungguh pasti bagus. Yang belum, jangan putus asa, terus mempersiapkan diri untuk berikutnya,” ujarnya.
Pembukaan turnamen tersebut turut dihadiri Ketua ASKAB PSSI TTU, Camat Noemuti, Kapolsek Noemuti, dan Kepala Puskesmas Noemuti.
Penulis : Lius Salu
Editor : Frumentus Bana
