Bupati TTU Tekankan Disiplin ASN dan Optimalisasi Kinerja OPD Saat Pimpin Upacara Senin

KEFAMENANU, NEWS – Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, memimpin langsung upacara rutin hari Senin tingkat Kabupaten TTU yang berlangsung di Kefamenanu, Senin (20/4/2026).

Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa Falent itu menekankan sejumlah poin penting terkait peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN) dan efektivitas organisasi perangkat daerah (OPD).

Salah satu penekanan utama adalah pendataan ASN yang dinilai tidak bekerja secara maksimal. Ia meminta setiap OPD segera melaporkan pegawai yang kurang produktif untuk kemudian dipindahkan ke instansi yang lebih membutuhkan tenaga.

“Untuk setiap OPD, kalau ada ASN yang tidak produktif, segera laporkan agar bisa dipindahkan ke dinas yang lebih membutuhkan, termasuk ke kecamatan atau kelurahan yang kekurangan tenaga ASN,” tegasnya.

Suasana pelaksanaan upacara bendera hari senin, 20 April 2026. Foto : Kominfotik TTU

Ia mencontohkan kondisi di beberapa wilayah seperti Kelurahan Tubuhue yang saat ini hanya memiliki tiga ASN, sehingga membutuhkan tambahan personel guna menunjang pelayanan publik.

Selain itu, Bupati Falent juga meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bersama Bagian Organisasi untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap ASN yang tidak aktif, agar dapat segera ditarik dan ditempatkan kembali secara tepat.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyinggung rencana pembagian Surat Keputusan (SK) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), baik penuh waktu maupun paruh waktu, yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (21/4/2026) dengan jumlah sekitar 1.400 orang. Ia meminta seluruh pihak terkait untuk mempersiapkan kegiatan tersebut secara optimal.

Lebih lanjut, Bupati Falent mengingatkan pentingnya peningkatan efektivitas kerja di setiap OPD, terutama dalam pengelolaan waktu dan percepatan pelaksanaan program. Hal ini dinilai penting untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat, khususnya dalam hal penyerapan anggaran.

“Jangan sampai kita dianggap tidak bekerja dengan baik sehingga anggaran ditarik kembali. Kita harus bekerja tepat waktu agar penyerapan anggaran maksimal dan ke depan bisa mendapatkan tambahan anggaran,” ujarnya.

Suasana pelaksanaan upacara bendera hari senin, 20 April 2026. Foto : Kominfotik TTU

Ia juga menyoroti keterbatasan anggaran daerah yang berdampak pada belum optimalnya pelaksanaan sejumlah program. Oleh karena itu, ia meminta seluruh jajaran pemerintah daerah untuk memanfaatkan anggaran yang ada secara maksimal dan penuh tanggung jawab.

Menurutnya, peluang dukungan dari pemerintah pusat masih terbuka, termasuk melalui kerja sama dengan Kementerian Keuangan dan program pengembangan UMKM. Saat ini, terdapat enam kelompok UMKM binaan Kementerian Keuangan di Kabupaten TTU yang telah berjalan selama satu tahun.

“Baru-baru ini kita telah melakukan MoU dan perjanjian kerja sama. Ini menjadi langkah baik bagi kemajuan TTU ke depan. Karena itu, kita semua harus bekerja keras dan tepat waktu,” ungkapnya.

Di akhir arahannya, Bupati Falent juga meminta Dinas Lingkungan Hidup untuk lebih memperhatikan kebersihan lingkungan, khususnya di sepanjang jalan, sebagai bagian dari tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat.

Upacara tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten TTU untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan disiplin, kinerja, serta kualitas pelayanan publik di daerah.

Penulis : Lius Salu
Editor : Frumentus Bana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *