Bupati TTU Lepas Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat

KEFAMENANU, NEWS — Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, melepas pasukan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-RDTL Sektor Barat, Yon Arhanud 2/ABW/2 Kostrad, setelah menyelesaikan tugas pengamanan wilayah perbatasan.

Pelepasan pasukan tersebut ditandai dengan upacara yang berlangsung di halaman Kantor Bupati TTU, Minggu (27/9).

Sebelum upacara pelepasan, Bupati TTU melakukan pemeriksaan pasukan secara langsung.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati TTU, Ketua DPRD TTU, Dandim 1618/TTU, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat, perwakilan Kejaksaan Negeri TTU, Plh Sekda TTU, para asisten Setda TTU, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta Wakil Komandan Yonif Teritorial Pembangunan (YonTP) Biinmaffo.

Dalam sambutannya, Bupati TTU menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh prajurit yang telah melaksanakan tugas pengamanan perbatasan dengan penuh tanggung jawab.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara, saya menyampaikan terima kasih, penghargaan, dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit atas dedikasi, kerja keras, pengorbanan, dan keberhasilan selama menjalankan tugas pengamanan perbatasan,” katanya.

Menurut dia, tugas yang dijalankan para prajurit di wilayah perbatasan bukan merupakan tugas sederhana karena menghadapi tantangan medan, kondisi geografis, serta dinamika sosial dan keamanan.Ia mengatakan kehadiran Satgas Yon Arhanud 2/ABW/2 Kostrad di Kabupaten TTU turut membantu menekan aktivitas ekonomi ilegal dan kriminalitas di wilayah perbatasan.

Selain menjalankan tugas pengamanan, para prajurit juga dinilai memperkuat kemanunggalan TNI dengan masyarakat melalui komunikasi dan interaksi sosial sehingga terbangun kepercayaan serta mendorong kemandirian masyarakat di wilayah perbatasan.

“Keberhasilan menjaga perbatasan bukan hanya tentang menjaga garis batas negara. Keberhasilan itu juga tentang bagaimana masyarakat merasa aman, bagaimana kehidupan sosial berjalan dengan baik, bagaimana aktivitas ekonomi yang sah dapat berkembang, dan bagaimana rakyat semakin percaya bahwa negara selalu hadir bersama mereka,” ujar Bupati.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat merupakan salah satu kekuatan penting dalam menjaga keamanan dan persatuan di wilayah perbatasan.

Bupati juga menyampaikan penghormatan kepada keluarga para prajurit yang selama pelaksanaan tugas memberikan doa, kesabaran, dan dukungan kepada anggota keluarga mereka yang bertugas di perbatasan.

“Pengabdian seorang prajurit adalah kebanggaan bangsa, dan doa keluarga adalah kekuatan yang tidak ternilai dalam setiap perjalanan pengabdian itu,” katanya.

Kepada para prajurit yang akan melanjutkan pengabdian di tempat dan tugas yang baru, Bupati berharap pengalaman selama bertugas di wilayah perbatasan TTU dapat menjadi bekal dalam menghadapi tantangan berikutnya.

Ia juga berpesan agar para prajurit tetap menjaga semangat juang, disiplin, profesionalisme, serta kehormatan satuan dan seragam.

“Selamat kembali ke satuan. Kami di TTU akan selalu mengingat pengabdian saudara-saudara,” kata Bupati.

Penulis : Lius Salu

Editor : Frumentus Bana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *