Kepala SMKN 1 Kefamenanu: Valerio Ibarat “Batu yang Dibuang, Kini Jadi Batu Penjuru”

KEFAMENANU, NEWS – Keberhasilan Valerio Vigidal Oki, siswa SMK Negeri 1 Kefamenanu, lolos dalam Program Residensi Seni MTN x Negeri Elok di Scuola Internazionale di Grafica, Venesia, Italia, menuai apresiasi tinggi dari pihak sekolah.

Kepala SMKN 1 Kefamenanu, Petrus Olin, menyebut pencapaian Valerio sebagai bukti bahwa potensi siswa tidak selalu terlihat dari penampilan luar. Ia bahkan mengibaratkan Valerio seperti pepatah, “batu yang dibuang oleh tukang bangunan telah menjadi batu penjuru.

”Terus terang, saya bersama teman-teman guru merasa sangat bangga. Walaupun dulu terkesan ogah-ogahan masuk sekolah dengan penampilan yang berbeda, seperti warna rambut yang berubah-ubah, tetapi ternyata ia memiliki bakat dan potensi luar biasa dalam melukis,” ujar Petrus.

Foto : Valerio Vidigal Oki, Siswa SMK Negeri 1 Kefamenanu saat berlatih melukis.

Menurutnya, keberhasilan Valerio menjadi refleksi penting bagi para pendidik untuk lebih peka dalam melihat potensi siswa dari berbagai sisi, tidak hanya terbatas pada aspek akademik.

“Valerio mengajarkan kami para guru untuk lebih jeli melihat bakat dan potensi siswa. Jangan hanya fokus pada nilai akademik, tetapi juga pada kemampuan lain yang bisa dikembangkan,” tambahnya.

Petrus juga mendorong seluruh siswa SMKN 1 Kefamenanu agar terus mengasah bakat dan potensi yang dimiliki, baik melalui kegiatan ekstrakurikuler maupun pengembangan diri lainnya.

“Harapan kami, siswa-siswa di sini berani menunjukkan potensi mereka. Sekolah siap memfasilitasi agar bakat tersebut bisa berkembang dan menjadi bekal di masa depan,” tegasnya.

Program residensi seni yang diikuti Valerio merupakan agenda tahunan bertaraf internasional. Dalam kesempatan ini, Valerio akan mengikuti program selama satu bulan, terhitung sejak 11 April hingga 11 Mei 2026, sebagai seniman junior.

Ke depan, Valerio berpeluang kembali mengikuti program serupa sebagai seniman senior dengan durasi lebih panjang, yakni hingga enam bulan. Karya-karyanya pun direncanakan akan dipamerkan di Paviliun Indonesia di Venesia, Italia.

Petrus berharap prestasi Valerio dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya di SMKN 1 Kefamenanu.

“Kami berharap akan lahir Valerio-Valerio lain yang mampu mengharumkan nama sekolah, daerah, dan Kabupaten Timor Tengah Utara dengan bakat yang mereka miliki,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa kisah Valerio menjadi pelajaran penting agar tidak menilai seseorang hanya dari penampilan luar, melainkan dari potensi dan kemampuan yang dimilikinya.

Penulis : Lius Salu

Editor : Frumentus Bana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *