KEFAMENANU, NEWS – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur menyalurkan bantuan sosial (bansos) sebesar Rp25 juta untuk mendukung pembangunan Konsistori Gereja Jemaat Yagar Sahaduta Fatutasu, Minggu (15/3/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati TTU, Kamillus Elu kepada Panitia Pembangunan Konsistori Gereja dalam sebuah acara yang berlangsung di Aula Gereja Jemaat Yagar Sahaduta Fatutasu.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kamillus Elu menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Ketua Majelis Jemaat Bermatajemaat Fatunisuan, Wakil Ketua Matajemaat Fatutasu, serta seluruh jemaat yang telah menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam upaya merehabilitasi konsistori gereja sebagai rumah doa dan pusat pembinaan iman umat.
Menurutnya, pembangunan rumah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelaksanaan kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai persaudaraan, kebersamaan, serta pembinaan iman yang berdampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat.
“Pemerintah daerah memandang penting untuk mendukung berbagai upaya pembangunan rumah ibadah sebagai bagian dari pembangunan kehidupan masyarakat yang beriman, rukun, dan harmonis,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten TTU secara resmi menyerahkan bantuan sosial sebesar Rp25.000.000 kepada panitia pembangunan. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi jemaat untuk terus bergotong royong menyelesaikan pembangunan yang sedang berjalan.
Meski nilainya belum dapat menutupi seluruh kebutuhan pembangunan, Kamillus berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik serta dikelola secara transparan dan bertanggung jawab.
“Saya berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan dikelola secara transparan sehingga benar-benar membantu mempercepat proses pekerjaan yang sedang dilakukan,” katanya.
Ia juga berpesan kepada panitia pembangunan dan pengurus gereja agar mengelola bantuan tersebut dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas sehingga setiap penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan sesuai peruntukannya.
Selain itu, Wakil Bupati mengajak pendeta, majelis, serta seluruh jemaat Gereja Yagar Sahaduta untuk terus menjaga kerukunan dan persatuan di tengah masyarakat.
“Mari kita jadikan momentum pembangunan fisik ini sebagai cerminan dari pembangunan iman yang semakin kokoh. Tetaplah menjaga semangat kebersamaan, gotong royong, dan partisipasi aktif agar pembangunan ini dapat berjalan lancar dan memberi manfaat bagi umat di masa mendatang,” pungkasnya.
Penulis : Lius Salu
Editor : Frumentus Bana
