KEFAMENANUNEWS — Upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah terus dilakukan melalui penguatan kapasitas dan kompetensi guru. Salah satunya berlangsung di SMP Negeri Oenenu, Kecamatan Bikomi Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), melalui kegiatan pengimbasan hasil Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Guru.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 8 September 2026, tersebut mendapat monitoring dan evaluasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten TTU bersama Kepala SMP Negeri Oenenu, Edmundus Lopo, S.Pd.
Pengimbasan menjadi bagian penting untuk memastikan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh guru dalam kegiatan Bimtek tidak berhenti pada peserta yang mengikuti pelatihan, tetapi dapat diterapkan dan dibagikan kepada guru lainnya di lingkungan sekolah.
Dalam kegiatan tersebut, guru inti hasil Bimtek, Dorothea Trilubu Fretis, S.Pd., membagikan sejumlah materi sekaligus praktik baik kepada rekan-rekan guru, khususnya berkaitan dengan penerapan pembelajaran berdiferensiasi.
Pembelajaran berdiferensiasi menjadi salah satu pendekatan yang mendorong guru untuk memahami keberagaman karakteristik, kebutuhan, kemampuan, serta gaya belajar peserta didik. Dengan pendekatan tersebut, proses pembelajaran diharapkan dapat menjadi lebih sesuai dengan kondisi dan kebutuhan setiap siswa.
Selain itu, para guru juga mendapatkan penguatan terkait pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM) sebagai salah satu sarana pendukung dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi guru.
Melalui pengimbasan ini, guru tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga didorong untuk melihat bagaimana praktik pembelajaran tersebut dapat diterapkan secara nyata di dalam kelas.
Kepala SMP Negeri Oenenu, Edmundus Lopo, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Kabupaten TTU yang terus memberikan dukungan serta pembinaan bagi sekolah.
Menurutnya, kegiatan pengimbasan memiliki arti penting dalam mendorong peningkatan kompetensi tenaga pendidik di sekolah.
Ia berharap pengetahuan dan praktik baik yang dibagikan melalui kegiatan tersebut dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga memberikan dampak nyata terhadap kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa.
Sementara itu, Tim dari Dinas Pendidikan Kabupaten TTU memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan pengimbasan Bimtek di SMP Negeri Oenenu.
Tim juga memberikan sejumlah masukan agar hasil kegiatan tidak berhenti pada pelaksanaan Bimtek dan pengimbasan, tetapi terus dikembangkan melalui praktik pembelajaran di kelas.
Dokumentasi terhadap praktik-praktik baik yang telah dilakukan juga dinilai penting. Dengan dokumentasi yang baik, pengalaman dan inovasi pembelajaran yang dilakukan guru dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus referensi untuk pengembangan pembelajaran selanjutnya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama antara Dinas Pendidikan dan satuan pendidikan dalam membangun budaya belajar bagi guru. Penguatan kompetensi pendidik diharapkan pada akhirnya bermuara pada satu tujuan utama, yakni menghadirkan proses pembelajaran yang semakin berkualitas bagi peserta didik di Kabupaten TTU.
Penulis: Poldus Meomanu
Editor: Frumentus Bana
