Bupati dan Wakil Bupati TTU Beri Perhatian Serius Sektor Pendidikan

KEFAMENANU NEWS,– Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menunjukkan komitmen kuat dalam memajukan sektor pendidikan, khususnya di wilayah perbatasan RI–RDTL. Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.Ip., M.A bersama Wakil Bupati Kamilus Elu, S.H menegaskan bahwa pendidikan menjadi prioritas utama pembangunan daerah.

Komitmen tersebut sejalan dengan visi pembangunan dalam RPJMD TTU 2025–2030, khususnya Misi ke-2, yakni mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, inovatif, dan berdaya saing. Usai upacara peringatan ke-67 Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kabupaten TTU, Sabtu (2/5/2026), Bupati menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan di kawasan perbatasan agar tidak tertinggal dari negara tetangga.

Berbagai langkah strategis terus dilakukan, mulai dari peningkatan mutu guru dan pembelajaran, mengatasi kekurangan tenaga pendidik, pemenuhan kebutuhan dasar siswa, hingga mendorong pendidikan gratis. Selain itu, penguatan karakter, budaya lokal, serta kepercayaan diri siswa juga menjadi perhatian penting.

Salah satu inovasi yang digelar adalah Pameran Literasi Pendidikan yang melibatkan pelajar dan guru tingkat TK, SD, dan SMP. Kegiatan ini memberi ruang bagi siswa untuk berekspresi melalui berbagai lomba dan atraksi, seperti tutur adat (takanab) dalam bahasa Uab Meto, paduan suara lagu daerah, hingga drumb band.

Sebelumnya, Pemkab TTU melalui Dinas P dan K juga telah menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah dan Program Indonesia Pintar (PIP), serta memberikan laptop kepada 10 SD dan 10 SMP dengan capaian literasi terbaik. Di sisi lain, peningkatan kapasitas guru terus dilakukan melalui pelatihan dan bimbingan teknis berbasis Dana BOS.

Kemitraan dengan Program Inovasi Indonesia–Australia, serta dukungan BPMP dan BGTK/BGP, difokuskan pada penguatan literasi dasar guna meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing daerah.

Dalam aspek infrastruktur, Pemda TTU telah meresmikan sejumlah sarana dan prasarana pendidikan yang bersumber dari APBN dan APBD 2025, termasuk di SMP Negeri Lanaus, Kecamatan Insana Tengah. Selain itu, pemerintah daerah juga melakukan lobi ke pemerintah pusat melalui permohonan proposal revitalisasi sekolah kepada Kementerian Pendidikan, mencakup pembangunan ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, serta pengadaan perangkat TIK untuk mendukung ANBK.

Bupati TTU menyebutkan, sekitar 500 ruang kelas di wilayahnya akan diperbaiki pada tahun 2026 melalui program revitalisasi pemerintah pusat. Hal ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang layak dan berkualitas.

Sementara itu, Wakil Bupati Kamilus Elu menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun generasi yang berkarakter dan berkualitas, baik secara jasmani maupun rohani.

Sebagai bagian dari penguatan karakter, Pemkab TTU juga mendorong gerakan satu siswa menanam satu pohon sebagai bentuk pembelajaran nilai kehidupan. “Belajar dari tanaman yang ditanam. Jika dirawat dengan baik, ia akan tumbuh dan berbuah. Hidup juga demikian,” ujarnya.

Penulis: Apson Benu/Diskominfotik TTU
Editor: Frumentus Bana/Diskominfotik TTU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *