KEFAMENANU, NEWS – SMA Negeri Binino, Desa Oenenu Utara, Kecamatan Bikomi Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, menggelar kegiatan Bulan Bahasa yang dirangkaikan dengan lomba keterampilan berbahasa, seni, dan pameran produk karya siswa pada 20-22 Oktober 2026.
Kegiatan bertema “Bersatu dalam Bahasa, Berkarya Melalui Seni, Berinovasi Melalui Produk” tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi akademik, membentuk karakter, serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan peserta didik.
Kepala SMA Negeri Binino, Imelda Nenat, S.Pd., mengatakan kegiatan Bulan Bahasa menjadi wadah bagi siswa untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh di kelas melalui berbagai perlombaan dan kegiatan kreatif.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga mempraktikkannya. Mereka dilatih agar mampu bersaing dalam kegiatan serupa di tingkat kabupaten maupun jenjang yang lebih tinggi,” katanya.
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan tersebut meliputi talk show, debat Bahasa Indonesia, pidato Bahasa Inggris, menulis esai, vokal solo, dan Pojok Literasi.
Pada hari pertama, Selasa (20/10), sekolah juga menggelar talk show yang menghadirkan unsur cabang dinas pendidikan, akademisi, pemerintah kecamatan, dan pihak sekolah untuk membahas upaya peningkatan kualitas pendidikan.
Menurut Imelda, kegiatan tersebut bertujuan menyamakan persepsi dan membangun dukungan berbagai pihak terhadap program pendidikan, khususnya peningkatan kompetensi akademik, penguatan karakter, dan pengembangan jiwa kewirausahaan siswa.
Ia mengatakan, pihak sekolah turut mendorong pelaksanaan program pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, termasuk Gerakan Belajar Masyarakat sebagaimana diatur dalam Pergub Nomor 23 Tahun 2026 serta program One School One Product (OSOP) atau satu sekolah satu produk.
Selain kegiatan literasi dan kebahasaan, pameran produk menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian Bulan Bahasa tersebut. Melalui kegiatan itu, siswa menampilkan hasil karya yang dikembangkan dari proses pembelajaran di sekolah.
Salah satu produk unggulan SMA Negeri Binino adalah minyak serai merah. Produk tersebut dikembangkan menjadi beberapa produk turunan, antara lain lilin aromaterapi berbahan serai merah dan minuman hangat atau wedang serai merah.
“Guru pendamping bersama anak-anak mengembangkan produk tersebut agar potensi yang ada di lingkungan sekolah dapat diolah menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomi,” ujar Imelda.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menanamkan jiwa kewirausahaan sejak dini sehingga siswa mampu mengenali potensi di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal, kemudian mengembangkannya menjadi produk bernilai tambah.
“Dengan demikian, anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki keterampilan, karakter, dan kemampuan melihat peluang usaha untuk menunjang kehidupan mereka di masa depan,” katanya.
Sementara itu, akademisi yang menjadi narasumber Bahasa Inggris, Doktor Immanuel Kamlasi, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi pelaksanaan Bulan Bahasa di SMA Negeri Binino karena memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berbahasa dan berbicara di depan umum (public speaking).
Ia mengatakan, pada 14 Oktober 2026, dirinya telah memberikan penguatan materi public speaking, khususnya teknik berpidato dalam Bahasa Inggris. Ia juga mengapresiasi antusiasme siswa dan guru dalam mengikuti kegiatan tersebut.
“Saya melihat pengembangan kompetensi anak-anak dalam public speaking sangat penting. Kemampuan ini dibutuhkan tidak hanya selama menempuh pendidikan, tetapi juga ketika mereka memasuki dunia kerja,” katanya.
Kamlasi berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar siswa semakin percaya diri dan terampil berkomunikasi.
Menurut dia, penguasaan Bahasa Inggris juga penting bagi generasi muda di wilayah perbatasan seperti TTU yang berbatasan langsung dengan Timor-Leste.
“Daerah perbatasan memiliki posisi strategis. Karena itu, penguatan kemampuan Bahasa Inggris bagi generasi muda perlu dilakukan sedini mungkin agar mereka siap menghadapi tantangan ke depan, termasuk berkomunikasi dengan masyarakat dari luar negeri,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah atas kesempatan yang diberikan untuk terlibat dalam kegiatan tersebut, termasuk sebagai dewan juri lomba pidato Bahasa Inggris.
Melalui rangkaian Bulan Bahasa dan pameran produk itu, SMA Negeri Binino diharapkan dapat memperkuat budaya literasi sekaligus mendorong pengembangan potensi akademik, kreativitas, dan keterampilan kewirausahaan siswa.
Penulis : Lius Salu
Editor : Frumentus Bana
