Bupati TTU Lantik 27 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tekankan Integritas dan Pelayanan kepada Masyarakat

KEFAMENANU NEWS,- Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan administrator dan jabatan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten TTU, Rabu (23/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bupati TTU sementara di Oemenu yang dimulai pukul 10.00 WITA tersebut dihadiri langsung Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.IP., MA, Wakil Bupati TTU Kamilus Elu, S.H., para Asisten, Staf Ahli Bupati serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten TTU.

Turut hadir unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten TTU, di antaranya Ketua DPRD TTU Kristoforus Efi, S.T., Kapolres TTU AKBP Eliana Papote, perwakilan Kodim 1618/TTU, perwakilan Pengadilan Negeri Kefamenanu, perwakilan Kejaksaan Negeri Kefamenanu serta para rohaniawan.

Hadir pula Ketua TP PKK, Ketua Dekranasda, Bunda PAUD sekaligus Ketua PMI Kabupaten TTU dan anggota DPRD Kabupaten TTU Ny. Andina Winantuningtyas, A.Md., serta Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten TTU sekaligus Wakil Ketua TP PKK Kabupaten TTU Ny. Elisabeth Endang Sri Susilowati.

Diawali Pembacaan SK dan Pengambilan Sumpah

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten TTU, Irenius Abi, S.STP., M.Si.

Selanjutnya, Bupati TTU melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan terhadap para pejabat yang dilantik. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serta penyematan tanda jabatan oleh Bupati TTU.

Dalam sambutannya, Bupati Yosep Falentinus Delasalle Kebo menyampaikan ucapan selamat dan proficiat kepada seluruh pejabat yang menerima kepercayaan untuk mengemban tugas dan tanggung jawab baru.

Menurutnya, kepercayaan merupakan sesuatu yang sangat berharga dalam kepemimpinan. Kepercayaan tidak dapat dibeli maupun diwariskan, tetapi harus dibangun melalui integritas, dibuktikan melalui tindakan dan dipertanggungjawabkan melalui pengabdian kepada masyarakat.

“Jabatan bukanlah hadiah, bukan pula sekadar kebanggaan pribadi. Jabatan adalah amanah yang harus dijawab dengan kerja keras, disiplin, loyalitas terhadap tugas dan aturan, serta tanggung jawab,” tegas Bupati.

Jabatan Adalah Amanah untuk Melayani

Bupati menjelaskan, pengisian jabatan tersebut dilaksanakan berdasarkan prinsip sistem merit dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kualifikasi, kompetensi, kinerja dan integritas aparatur sipil negara (ASN).

Prinsip tersebut, kata Bupati, memberikan ruang bagi pengembangan karier ASN, peningkatan kompetensi dan kinerja serta penguatan profesionalitas aparatur.

Karena itu, para pejabat yang dilantik diingatkan agar tidak memandang jabatan sebagai ruang untuk mendapatkan kemudahan bagi kepentingan pribadi.

“Saudara dilantik bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani. Saudara diberikan kewenangan bukan untuk mencari kemudahan bagi diri sendiri, tetapi untuk menyelesaikan persoalan masyarakat,” ujar Bupati.

Bupati juga menekankan agar keberadaan seorang pejabat tidak hanya terlihat dalam surat keputusan, tetapi harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui hasil kerja nyata.

Kepada pejabat administrator, Bupati meminta kemampuan untuk memimpin, mengoordinasikan dan memastikan setiap program berjalan efektif serta mencapai sasaran.

Sementara kepada pejabat pengawas, Bupati meminta agar menjalankan fungsi pengawasan secara langsung, menjaga disiplin dan memastikan setiap pekerjaan dilaksanakan sesuai ketentuan.

Dorong Birokrasi Berorientasi pada Hasil

Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten TTU membutuhkan aparatur yang tidak hanya mampu berbicara mengenai program, tetapi juga mampu bekerja dan menyelesaikan persoalan.

Ia meminta para pejabat agar berani mengambil keputusan secara tepat, bekerja berdasarkan aturan serta mampu mempertanggungjawabkan hasil kerjanya.

“Jangan membangun birokrasi yang sibuk dengan urusan internal, tetapi lambat menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Menurut Bupati, masyarakat TTU membutuhkan pelayanan pemerintahan yang cepat, mudah, adil, transparan dan tidak diskriminatif. Harapan tersebut harus dijawab melalui perubahan pola pikir dan budaya kerja aparatur.

Para pejabat yang dilantik juga diminta meninggalkan pola kerja yang hanya berorientasi pada menggugurkan kewajiban dan mulai membangun budaya kerja yang berorientasi pada hasil.

“Jangan menunda pekerjaan yang dapat diselesaikan hari ini. Jangan mempersulit urusan yang seharusnya dapat dipermudah. Dan jangan pernah menggunakan kewenangan untuk kepentingan pribadi atau kelompok,” pesannya.

Bupati juga mengingatkan pentingnya integritas, disiplin, keteladanan, kerja sama serta keterbukaan terhadap masukan dari bawahan dalam membangun lingkungan kerja yang profesional.

Loyalitas Harus Berjalan Bersama Kepatuhan terhadap Aturan

Pada kesempatan tersebut, Bupati turut menegaskan bahwa loyalitas kepada pimpinan harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap hukum, aturan dan kepentingan masyarakat.

Sumpah dan janji yang diucapkan para pejabat pada hari pelantikan, menurutnya, merupakan komitmen yang harus diwujudkan dalam tindakan sehari-hari.

“Kepercayaan dapat diberikan melalui pelantikan, tetapi kepercayaan itu hanya dapat dipertahankan melalui kinerja, integritas dan pengabdian,” katanya.

Bupati TTU berharap seluruh pejabat yang baru dilantik dapat bekerja sungguh-sungguh, menunjukkan hasil yang terukur dan memastikan kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke tingkat paling bawah.

Ia mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten TTU untuk bersama-sama membangun pemerintahan yang profesional, berintegritas, responsif dan berorientasi pada pelayanan.

“Kita harus bekerja bersama, saling mendukung dan mengesampingkan kepentingan pribadi demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

27 Pejabat Mendapat Penugasan Baru

Dalam Lampiran SK Pelantikan Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten TTU tertanggal 23 September 2026, tercatat sebanyak 27 pejabat yang memperoleh penempatan pada jabatan baru.

Penataan tersebut mencakup sejumlah jabatan pada kecamatan, perangkat daerah, Sekretariat DPRD, Inspektorat Daerah, badan teknis, rumah sakit hingga satuan kerja lainnya.

Berikut nama-nama pejabat yang dilantik :
1. Lidia Laklo, SSTP — Camat Kota Kefamenanu.
2. Melkianus Kono, S.STP — Camat Bikomi Nilulat.
3. Hironimus Sanak, SP — Camat Musi.
4. Yosef Sanak, SE — Inspektur Pembantu IV pada Inspektorat Daerah.
5. Delfiana Triyanti Naisali, S.STP — Inspektur Pembantu V pada Inspektorat Daerah.
6. Venansius Gregorius Masu, S.Ag — Kepala Bagian Persidangan, Hukum dan Perundang-undangan pada Sekretariat DPRD.
7. Vivia Beatrix Kumaat, S.Sos — Sekretaris pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah.
8. Novianti Maria Susanti Balan, SE — Sekretaris pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
9. Djibrael Dominggus Pandie, SP — Sekretaris pada Satuan Polisi Pamong Praja.
10. dr. B. Theresia A. Juliastanti Mulowato — Sekretaris pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
11. Aloysius Neno, S.Sos — Sekretaris pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
12. Martinus Paskalis Anapah, S.IP — Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan pada BAPPERIDA.
13. Agustinus Amusu Tuames, ST., M.Si — Kepala Bidang Perumahan Rakyat pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan.
14. Richardo Didacus Thaal, ST — Kepala Bidang Sumber Daya Air pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
15. Yustinus M. Yesus Lake, Apt. — Kepala Bidang Pelayanan Penunjang pada RSUD Kefamenanu.
16. Norbertus R. Ratrigis, S.Gz., M.K.M. — Kepala UPT Rumah Sakit Pratama Ponu.
17. Amelia Juni Mooy, S.KM., M.P.H. — Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
18. Christina Maria Josefa Talan, S.Pt. — Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata pada Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
19. Anik Wahyuni, ST — Kepala Bidang Transmigrasi pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
20. Petrus Kanisius Kosat, ST — Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
21. Kornelius Taena, S.Sos — Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
22. Epafras Jedid Kapitan, SH — Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada BPBD.
23. Petrus Berek, S.IP — Kepala Bidang Kebakaran pada Satuan Polisi Pamong Praja.
24. Ferdinandus Antonius Liko, SE — Sekretaris pada Kecamatan Biboki Tanpah.
25. Alfridus Kefi, S.IP — Kepala Sub Bidang Analisis Kebutuhan dan Penatausahaan pada Badan Keuangan dan Aset Daerah.
26. Natalia Skolastika Desiyanti Sasi, S.Sos — Kepala Sub Bagian Perencanaan, Umum dan Evaluasi pada Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik.
27. Yohanes Bernardus Subani, S.Pt — Kepala Seksi Pembangunan dan Lingkungan Hidup pada Kecamatan Insana Utara.

Penulis: Apson Benu/Diskominfotik TTU
Editor: Frumentus Bana/Diskominfotik TTU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *