KEFAMENANU, NEWS – Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo menegaskan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya membangun daerah agar lebih maju dan sejajar dengan kabupaten lain. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan arahan kepada jajaran pemerintah daerah, Senin (9/3/2026).
Menurutnya, perubahan menuju daerah yang lebih maju harus dimulai dari hal-hal sederhana, salah satunya menjaga kebersihan lingkungan kerja maupun ruang publik.
“Minimal kita harus sama dengan kabupaten lain atau bahkan lebih baik. Kalau kita cuek dan masa bodoh, maka kita tidak akan maju. Karena itu setiap dinas harus menjaga kebersihan, jangan buang puntung rokok atau sampah sembarangan,” tegas Bupati yang akrab disapa Falent.
Ia mengungkapkan, pemerintah daerah dalam waktu dekat akan memasang tempat sampah di sepanjang jalur menuju kantor daerah, khususnya pada selasar atau kanopi yang berada di sisi kiri dan kanan jalan.
“Jika tidak ada kendala, minggu depan tempat sampah sudah selesai dan dipasang di selasar atau kanopi yang ada. Harapannya, Kota Kefamenanu bisa berubah menjadi lebih bersih melalui kebersamaan dan kerja keras kita semua,” ujarnya.
Bupati Falent juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memiliki semangat perubahan serta ikut peduli menjaga kebersihan lingkungan.
“Saya mengajak kita semua untuk peduli memelihara daerah kita, mulai dari kebersihan hingga memperhatikan fasilitas seperti lampu, terutama di toilet,” katanya.
Ia mengaku, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kantor, masih sering menemukan fasilitas toilet yang kurang terawat, lampu yang rusak, serta kondisi yang tidak bersih dan menimbulkan bau tidak sedap. Karena itu, ia menegaskan bahwa kebersihan harus menjadi perhatian bersama, baik di dalam kantor maupun di luar kantor.
Selain itu, program kerja bakti setiap hari Jumat juga akan terus dilanjutkan. Bahkan, kegiatan tersebut direncanakan dibagi per sektor agar menjangkau lebih banyak lokasi, termasuk fasilitas umum dan tempat ibadah di Kota Kefamenanu.
“Program bersih-bersih tetap dilanjutkan setiap hari Jumat. Bila perlu dibagi per sektor, termasuk di tempat umum dan tempat ibadah seperti masjid, gereja, dan pura yang ada di Kota Kefamenanu. Kita semua harus ikut berbenah menata Kabupaten TTU menuju perubahan yang lebih baik,” pungkasnya.
Penulis : Lius Salu
Editor : Frumentus Bana
