KEFAMENANUNEWS,– Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTU bidang Pendidikan Dasar, akan menggelar berbagai lomba dan pertunjukan seni dalam rangka Pameran Literasi Pendidikan Tahun 2026.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis (30/04/2026) hingga Sabtu (02/05/2026), bertempat di halaman Kantor Bupati TTU.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTU, Yosef Frent Omenu, S.STP, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten TTU.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengembangkan potensi siswa sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap literasi, seni, dan budaya daerah,” ujarnya dalam rapat persiapan peringatan Hardiknas tingkat kabupaten TTU, Selasa (28/04/2026).
Berbagai jenis lomba telah disiapkan. Untuk tingkat TK, akan digelar lomba bercerita antar siswa se-Kecamatan Kota Kefamenanu.
Sementara itu, untuk tingkat SD yang tergabung dalam Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) se-Kabupaten TTU, akan diperlombakan sejumlah kategori seperti tutur adat (Takanab), deklamasi puisi Bahasa Indonesia, baca puisi Bahasa Inggris, tarian kreasi, vokal grup, serta lomba stand terbaik.
Di tingkat SMP, yang melibatkan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), lomba yang digelar meliputi stand up comedy dalam Bahasa Dawan, pidato Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, tarian kreasi, vokal grup, serta lomba stand terbaik.
Berdasarkan jadwal, pada hari pertama Kamis (30/04/2026), lomba yang akan digelar antara lain bercerita untuk TK, deklamasi puisi dan pidato tingkat SD/SMP dalam Bahasa Indonesia, serta tarian kreasi tingkat SD dan SMP.
Selanjutnya pada Jumat (01/05/2026), akan dilanjutkan dengan lomba baca puisi SD dan pidato SMP dalam Bahasa Inggris, tutur adat SD, stand up comedy SMP dalam Bahasa Dawan, serta vokal grup.
Selain perlombaan, kegiatan ini juga akan dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni, di antaranya tarian kolosal pendidikan oleh SMPK St. Antonius Padua Sasi, pertunjukan suling bambu oleh SMPN Satap Noebesi, serta tarian Likurai yang dibawakan oleh SDN Boronubaen.
Panitia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai wadah untuk mempererat kebersamaan antar sekolah serta melestarikan budaya lokal di kalangan generasi muda.
Penulis: Poldus Meomanu
Editor: Frumentus Bana
