Bupati TTU Serahkan Bantuan Perlengkapan Peserta Didik, Upaya Cegah Anak Putus Sekolah

KEFAMENANUNEWS,– Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung akses dan keberlanjutan pendidikan bagi seluruh anak di daerah itu, khususnya peserta didik yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui kegiatan Penyerahan Bantuan Perlengkapan Peserta Didik bagi Peserta Didik SD dan SMP se-Kabupaten TTU, yang berlangsung di Aula Bale Biinmafo, Kamis (27/8/2026).

Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.IP., M.A., dalam sambutannya menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh berhenti melakukan berbagai intervensi untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak TTU.

Menurutnya, keterbatasan ekonomi keluarga tidak boleh menjadi alasan bagi seorang anak untuk kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan yang layak.

“Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara tidak berhenti melakukan pemenuhan di bidang pendidikan terhadap peserta didik yang orang tuanya kurang mampu. Kehadiran pemerintah harus dirasakan oleh masyarakat,” tegas Bupati.

Ia menjelaskan bahwa dukungan pemerintah terhadap sektor pendidikan dilakukan melalui berbagai sumber pembiayaan, baik melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun dukungan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Bupati menilai investasi di bidang pendidikan merupakan bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, setiap program pemerintah yang menyentuh kebutuhan peserta didik harus benar-benar diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi anak-anak.

Penyerahan bantuan perlengkapan peserta didik, lanjutnya, diharapkan dapat membantu meringankan beban sekolah maupun orang tua dalam memenuhi kebutuhan anak selama mengikuti proses pembelajaran.

“Saya berharap bantuan ini dapat meringankan beban sekolah dan orang tua, sehingga anak-anak di masa sekolah tidak terjadi lagi putus sekolah karena kekurangan sarana dan prasarana sekolah,” harapnya.

Bupati menegaskan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk bersekolah dan mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Ia juga mengajak para guru dan kepala sekolah untuk tidak hanya melihat peserta didik dari sisi akademik, tetapi juga memahami kondisi sosial dan ekonomi yang dihadapi anak-anak.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh tersedianya gedung sekolah dan fasilitas pembelajaran, tetapi juga oleh perhatian semua pihak terhadap keberlangsungan pendidikan peserta didik.

Karena itu, Bupati meminta seluruh jajaran pendidikan untuk terus melakukan pendampingan terhadap peserta didik, terutama mereka yang memiliki risiko tidak melanjutkan pendidikan.

Ia berharap bantuan yang diberikan pemerintah dapat menjadi salah satu bentuk intervensi untuk memperkecil hambatan pendidikan dan mendorong semakin banyak anak TTU menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah.

“Anak-anak harus diberikan kesempatan untuk bermimpi. Pemerintah dan para pendidik harus menjadi jembatan bagi mereka untuk meraih mimpi tersebut,” katanya.

Bupati juga menegaskan bahwa masa depan generasi muda TTU sangat bergantung pada perhatian dan keseriusan semua pihak dalam membangun dunia pendidikan.

Dengan dukungan pemerintah, sekolah, guru, orang tua dan masyarakat, ia berharap kualitas pendidikan di Kabupaten TTU terus mengalami peningkatan dan mampu melahirkan generasi yang memiliki kompetensi serta mampu bersaing pada level yang lebih tinggi.

Penulis: Poldus Meomanu
Editor: Nurmiati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *