KEFAMENANU NEWS – SMA Negeri Taekas menggelar puncak lomba Bulan Bahasa Tahun 2026 dengan mempertandingkan 11 mata lomba yang melibatkan peserta didik dari 17 kelas, mulai kelas X hingga XII.
Kegiatan bertema “Laras Bahasa, Harmoni Budaya, Merangkai Kata, Menghidupkan Karya, Melestarikan Tradisi di Era Digital” ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berbahasa, kreativitas, kepercayaan diri, serta kecintaan terhadap budaya dan tradisi.
Babak penyisihan berlangsung sejak Senin, 19 Oktober 2026, dan mencapai puncaknya pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Para finalis menampilkan kemampuan terbaik di hadapan dewan juri dari Universitas Timor (Unimor), khususnya bidang Pendidikan Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.
Sebanyak 11 mata lomba meliputi debat Bahasa Inggris, storytelling, debat Bahasa Indonesia, monolog, cipta dan baca puisi, jurnalistik, majalah dinding (mading), master of ceremony (MC), tari kreasi, vokal solo putra dan putri, serta kebersihan, keindahan, dan penataan taman kelas.
Berbagai perlombaan tersebut mengasah kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, menulis, berkesenian, dan tampil di depan umum. Sementara itu, lomba kebersihan dan penataan taman kelas menumbuhkan kepedulian siswa terhadap lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan nyaman.
Dewan juri dari Universitas Timor yang terlibat dalam kegiatan ini yakni Dr. Martinus Lafusalus, S.Pd., M.Pd.; Dr. Imanuel Kamlasi, S.Pd., M.Pd.; Dr. Mikhael Missa, S.Pd., M.Pd.; Dr. Vincentius Mauk, S.Pd., M.Pd.; Metropoly M. J. Liubana, M.Pd.; Ferdinandus Siki, M.Pd.; Agustinus Jevrin Banu, S.Fil., M.Si.; Yuventius Abi, S.Pd.; Tomas Alfa Edison Dandolai, S.Pd.; dan Katharina Talan, S.Pd.
Penilaian dilakukan sesuai bidang perlombaan masing-masing untuk memberikan kesempatan kepada peserta menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan hasil persiapan mereka.
Kepala SMA Negeri Taekas, Maria Florensia Funan, S.Pd., M.Pd., turut menjadi bagian dari penyelenggaraan kegiatan yang berfokus pada pengembangan bakat dan minat peserta didik.
Melalui Bulan Bahasa 2026, sekolah diharapkan dapat mendorong prestasi siswa, membiasakan penggunaan bahasa yang baik dan benar, serta menumbuhkan penghargaan terhadap keberagaman budaya.
Tema tahun ini juga menegaskan pentingnya menyeimbangkan kemajuan digital dengan kreativitas dan pelestarian budaya. Teknologi diharapkan menjadi sarana bagi generasi muda untuk menghasilkan karya sekaligus memperkenalkan kekayaan bahasa dan budaya.
Puncak Bulan Bahasa menjadi momentum bagi siswa SMA Negeri Taekas untuk menunjukkan potensi, memperkuat sportivitas, dan membangun kebersamaan antarkelas.
Melalui kegiatan ini, SMA Negeri Taekas terus mendorong lahirnya generasi yang kreatif, percaya diri, berprestasi, serta mampu menjaga bahasa dan budaya di tengah perkembangan zaman.
Penulis: Manto Manu / Diskominfotik / Kab. TTU
Editor: Frumentus Bana / Diskominfotik / Kab. TTU
